Foto Maria Sharapova Paling Seksi Pakai Bikini

loading...
Petenis wanita Maria Sharapova memang dikenal cantik dan seksi apalagi kalau sudah pakai bikini, dijamin gak akan berhenti melototin petenis paling cantik di dunia ini.

Seperti ketikan sang mantan pacar Christiano Ronaldo itu memakai bikini kala berlibur di Kepulauan Hawaii. Selain memiliki wajah yang cantik wanita yang pernah menduduki peringkat pertama pemain tennis terbaik di dunia itu juga memiliki keseksian yang luar biasa. Foto-foto petenis asal Rusia tersebut yang tengah berbalut bikini menjadi viral di media sosial, setelah foto itu dibagikan di akun instagram milik wanita berusia 29 tahun itu. Baca juga: Foto Sabina Altynbekova Terbaru

Dalam foto tersebut Sharapova nampak hot dengan mengenakan bikini hitam. Sharapova juga nampak sedang berbincang dan berselfi bersama temannya.

Dalam foto tersebut sepertinya Sharapova ingin mengatakan bahwa dirinya sudah siap tempur di tahun 2017. Baca juga: Koleksi Foto Yolla Yuliana Paling Cantik

Sharapova mendapatkan hukuman 1,3 tahun tak boleh bertanding, karena terbukti bersalah menggunakan doping di Olimpiade Rusia 2016.

Petenis peraih lima gelar juara Grand Slam itu akan kembali bertanding pada April 2017 atau pada turnamen Prancis Terbuka 2017. Baca juga: 100 Foto Faradina Tika Paling dicari

“Mengapa Tidak? Semoga kesuksesan menyertai di tahun 2017 setelah masa hukuman selesai,” tulis Sharapova di akun Instagramnya.

Pemegang dua kali juara Grand Slam Prancis Terbuka itu juga memposting foto bagian belakang tubuhnya di akun Twitternya. Kemudian Sharapova menuliskan tinggal 100 hari lagi.

Seperti inilah foto instagram Maria Sharapova dari mengenakan bikini, latihan, hingga mandi dan jadi segar kembali.

Foto Hot Maria Sharapova:


Maria Sharapova Hot
Maria Sharapova Hot
Maria Sharapova Hot
Maria Sharapova Latihan
Maria Sharapova Latihan
Maria Sharapova Latihan
Maria Sharapova Bikini
Maria Sharapova Bikini
Maria Sharapova Bikini
Maria Sharapova Mandi
Maria Sharapova Mandi
Maria Sharapova Mandi

Biodata/Profil Maria Sharapova:


Biodata Maria Yuryevna Sharapova lahir di Nyagan, Khanty-Mansi, Siberia, Rusia, 19 April 1987. Ia adalah seorang pemain tenis asal Rusia. Ia pernah menduduki peringkat 1 WTA dan sekarang berdomisili di Amerika Serikat, walaupun tetap menjadi warganegara Rusia.

Hingga Profil ini ditulis Sharapova telah menjuarai 4 gelar Grand Slam, termasuk Australia Terbuka (2008) dan AS Terbuka pada tahun 2006 dengan mengalahkan Justine Henin. Pada tahun 2004, ia mengalahkan Serena Williams di final Wimbledon.

Pada umur 7 tahun, Sharapova dibawa ke Amerika Serikat oleh ayahnya, Yuri Sharapov, untuk belajar tenis di Akademi Tenis Nick Bollettieri di Bradenton, Florida.

Pada tahun 2004, Sharapova menjadi juara Wimbledon sebagai pemenang ketiga termuda dalam sejarah. Ia mengalahkan Ai Sugiyama (5-7, 7-5, 6-1) di perempat final, Lindsay Davenport (2-6, 7-6, 6-1) di semifinal, dan Serena Williams (6-1, 6-4) di final. Dia juga menjadi orang Rusia yang pertama memenangi turnamen tersebut. Di AS Terbuka beberapa bulan kemudian, ia kalah dari petenis Perancis dan 2 kali juara Grand Slam, Mary Pierce. Sharapova mengakhiri tahun 2004 dengan kemenangan pada turnamen penutup tahun, WTA Championships, mengalahkan Serena Williams (4-6, 6-2, 6-4).

Dari Juni 2004 sampai dengan semifinal turnamen Wimbledon tahun 2005, Sharapova memenangi 22 pertandingan tanpa henti di lapangan rumput, termasuk memenangi turnamen di Birmingham dan Wimbledon.

Sharapova mencapai semifinal Australia Terbuka pada tahun 2005. Ia dikalahkan oleh Serena Williams (4-6, 6-2, 6-4). Ia tidak bisa mempertahankan gelar Wimbledon-nya. Ia dikalahkan oleh Venus Williams (7-6, 6-1). Ia sempat menduduki peringkat pertama dalam peringkat tenis WTA, walaupun hanya 1 minggu. Sharapova juga kalah pada semifinal AS Terbuka 2005. Ia menyerah kepada Kim Clijsters.

Dengan begitu, pada turnamen Grand Slam 2005, ia selalu kalah pada pemenang turnamen tersebut: Australia Terbuka-semifinal-Serena Williams, Perancis Terbuka-perempat final-Justine Henin, Wimbledon-semifinal-Venus Williams, AS Terbuka-semifinal-Kim Clijsters.

Di Australia Terbuka 2006, ia kalah dari Justine Henin 4-6, 6-1, 6-4.

Sharapova mendapatkan gelar pertama pada tahun 2006 dan gelar ke-11 pada kariernya pada turnamen Tier 1, Pacific Life Open di Indian Wells, California di mana ia menjadi unggulan ke-3. Sharapova dan unggulan ke-4, Elena Dementieva menjadi orang Rusia pertama yang mencapai final pada turnamen tersebut. Pada turnamen berikutnya, Nasdaq-100 Open (sekarang Sony Ericsson Open), ia dikalahkan Svetlana Kuznetsova di final dengan skor 6-4, 6-3.

Sharapova mengikuti turnamen Perancis Terbuka 2006 tanpa mengikuti turnamen-turnamen yang bermain di lapangan tanah liat sebelumnya. Ia terhenti di babak keempat dengan dikalahkan oleh Dinara Safina 7-5, 2-6, 7-5.

Sharapova menyambut musim lapangan rumput dengan mengikuti turnamen DFS Classic di Birmingham, tetapi ia kalah di semifinal dari Jamea Jackson. Untuk kedua kalinya, di Wimbledon 2006, ia dikalahkan Amelie Mauresmo di semifinal dengan skor 6-3, 3-6, 6-2.

Sharapova mendapatkan gelar kedua pada tahun 2006 di turnamen Tier 1, Acura Classic di San Diego sebagai unggulan kedua, mengalahkan unggulan pertama, Kim Clijsters, 7-5, 7-5. Ini merupakan kemenangan pertama Sharapova dari Clijsters pada 5 pertemuan mereka.

Sharapova mengikuti AS Terbuka 2006 sebagai unggulan ketiga. Ia mengalahkan petenis peringkat pertama, Amelie Mauresmo di semifinal dengan skor 6-0, 4-6, 6-0. Sharapova kemudian mengungguli Justine Henin di final 6-4, 6-4.

Sharapova juga memenangi turnamen Zurich Open, mengalahkan Daniela Hantuchova 6-1, 4-6, 6-3 di final. Sharapova lalu memenangi turnamen Tier 2, Generali Ladies Linz, mengalahkan petenis sesama Rusia dan pemenang sebelumnya, Nadia Petrova 7-5, 6-2.

Sampai ia kalah di turnamen akhir tahun, WTA Tour Championships, Sharapova telah memenangi 19 pertandingan tanpa henti. Ia mengakhiri tahun 2006 dengan rekor 59-9 dan memenangi turnamen Tier 1 lebih banyak daripada petenis lainnya.

Sharapova juga mengumumkan bahwa ia akan memperkuat tim Fed Cup Rusia untuk pertama kalinya pada tahun 2007.

Sharapova memulai tahun 2007 dengan mencapai final pada turnamen ekshibisi dan pemanasan untuk Australia Terbuka 2007, Watson Water Champions Challenge, di mana ia dikalahkan oleh Kim Clijters, 6-3, 7-6(8).

Pada turnamen Australia Terbuka, unggulan pertama Maria Sharapova mengalahkan petenis peringkat ke-62, Camille Pin pada babak kedua dengan skor 6-3, 4-6, 9-7. Pertandingan tersebut dimainkan dalam temperatur udara yang sangat panas, 40 °C (104 °F). Di babak keempat, Sharapova mengalahkan rekan senegaranya, Vera Zvonareva, 7-5, 6-4. Di perempat final, Sharapova mengalahkan unggulan ke-12 Anna Chakvetadze dengan skor 7-6(5), 7-5. Ia kemudian mengalahkan unggulan keempat, Kim Clijsters, 6-4, 6-2 di semifinal untuk melaju ke final. Tetapi, Serena Williams, berperingkat ke-81 dunia, menang dengan mudah, 6-1, 6-2.

Sharapova kemudian mengikuti Toray Pan Pacific Open, turnamen Tier 1 di Tokyo, Jepang. Ia menjadi unggulan pertama. Pada semifinal, ia menyerah kepada Ana Ivanovic karena cedera, 6-1, 1-0.

Turnamen berikutnya adalah Pacific Life Open di Indian Wells, California, di mana ia adalah juara sebelumnya dan menjadi unggulan teratas. Bagaimanapun, ia kalah dari Vera Zvonareva di babak keempat dengan skor 4-6, 7-5, 6-1.

Di turnamen Sony Ericsson Open, di Key Biscayne, Florida, Sharapova kembali kalah dengan mudah dari Serena Williams, kali ini pada babak keempat dengan skor 6-1, 6-1. Di babak sebelumnya, ia mengalahkan Yung-Jan Chan dan Venus Williams.

Sharapova dijadwalkan akan bermain di turnamen Family Circle Cup di Charleston, Carolina Selatan, tetapi cedera bahu membuat ia tidak bisa mengikuti tur tenis-nya selama 5 atau 6 minggu, yang juga berarti dia tidak akan bermain di tim Fed Cup Rusia melawan Spanyol.

Raket pertama Sharapova (sebelum memasuki area profesional) adalah pemberian dari seorang teman dekat keluarganya.

Sharapova menggunakan raket Prince Tour Diablo pada tahun 2003 dan kemudian menggunakan beberapa raket Prince yang berbeda hingga AS Terbuka tahun 2004. Sharapova mulai menggunakan raket Prince Shark MP pada turnamen tersebut. Kemudian ia menggantinya dengan raket Prince O3 White pada Januari 2006, tetap memakainya sampai sekarang ini.
loading...